Beda ODP, PDP dan Suspect

Pandemi virus covid-19 telah menyebar hampir merata di seluruh dunia. Keberadaannya kini menjadi momok yang mengkhawatirkan banyak orang. Pemerintah pun berusaha aktif memberikan informasi seputar perkembangan penyebaran virus ini di tanah air. Ada beberapa istilah yang sering dipakai terkait virus corona ini, yaitu ODP, PDP dan suspect. Apakah perbedaan istilah ini? Berikut penjelasannya.

ODP
ODP adalah singkatan dari orang dalam pemantauan. Seseorang dikatakan masuk dalam kategori ODP apabila ia sempat bepergian ke negara lain yang merupakan pusat penyebaran virus corona. Anda juga akan masuk sebagai

ODP apabila pernah berkontak langsung dengan pasien yang positif corona. Orang yang masuk dalam kelompok ini adalah mereka yang belum menunjukkan gejala sakit.

• PDP
PDP adalah singkatan dari pasien dalam pengawasan. Artinya, orang yang masuk ke dalam kategori ini sudah dirawat oleh tenaga kesehatan (menjadi pasien) dan menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas.

• Suspect
Sementara itu, suspect corona adalah orang yang diduga kuat terjangkit infeksi COVID-19, dengan menunjukkan gejala virus corona dan pernah melakukan kontak dekat dengan pasien positif corona. Pasien yang masuk dalam kategori ini akan diperiksa menggunakan dua metode, yaitu Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing. Pemeriksaan ini akan dilakukan untuk melihat status infeksi corona di tubuh suspect tersebut: positif atau negatif.

sumber ilustrasi : https://www.facebook.com/groups/komunitasfotografi

BACA JUGA :   Menghindari Third Hand Smoke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *