2020, Mudik?

Tahun 2020, sepertinya tradisi mudik bagi sebagian besar warga akan mengalami perubahan. Di tengah pandemi wabah covid-19 yang masih menyebar di berbagai wilayah di Indonesia, banyak hal yang harus dipertimbangkan saat kita mau berkunjung ke sanak saudara di kampung.

Saat ini, pemerintah mungkin belum tegas, melarang arus mudik atau tidak. Karenanya, para pemudiklah yang sebaiknya bisa membuat keputusan. Pertimbangan utama kita adalah virus corona masih mewabah. Beberapa daerah telah dinyatakan sebagai zona merah, jumlah ODP maupun PDP corona tinggi. Virus ini memang termasuk ‘pintar’ dan ‘pelan’ saat menyerang korbannya. Ketika seseorang mulai terpapar, tidak langsung menunjukkan gejala penurunan kesehatan apapun. Bahkan, beberapa pasien yang dinyatakan positif Covid-19 pun terlihat sehat.

Yang dikhawatirkan, tanpa disadari kita akan membawa turut serta virus itu sewaktu mudik. Beberapa kasus penyebaran virus corona di daerah pelosok akibat penularan dari warganya yang datang dari luar kota, terutama yang menjadi epicentrum pandemi. Sementara itu, fasilitas kesehatan di daerah juga terbatas. Jika ada peningkatan jumlah ODP atau PDP di pelosok akan sangat menyulitkan pemerintah daerah setempat karena minimnya sarana dan prasarana yang mendukung.

Oleh sebab itu, pertimbangkan lagi untuk mudik tahun ini. Silaturahim bisa dilakukan kapan saja, bukan! Jadi, kita fokus saja untuk membantu usaha pemerintah agar penyebaran virus ini tidak semakin meluas. Tetap jaga kesehatan. Semoga wabah ini cepat teratasi.

 

BACA JUGA :   I CAN'T BREATH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *